Tampilkan postingan dengan label Dunia Psikologi Industri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Psikologi Industri. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juli 2015


--oOo--


Penulis:
Rahmi Hardyastuti, S.Psi




Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO

Rabu, 15 Juli 2015

FALSAFAH 5 JARI



1.      Ada JEMPOL (si gemuk ibu jari) yang selalu berkata baik dan menyanjung
2.      Ada TELUNJUK yang suka menunjuk dan memerintah
3.  Ada JARI TENGAH (si jangkung) yang sombong dan angkuh, hanya karena merasa paling panjang
4.    Ada JARI MANIS (si manis) yang selalu jadi teladan, baik, & sabar, maka ia pantas menggunakan cincin
5.      Dan KELINGKING yang lemah, penurut dan pemaaf

Dengan perbedaan (kekurangan dan kelebihan) yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu, saling melengkapi dan menjadi kuat. Falsafah sederhana ini member contoh tentang bagaimana kuat dan indahnya kebersamaan dalam hidup. Kita terlahir dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu :

-          Saling menyayangi
-          Saling menolong
-          Saling membantu
-          Saling mengisi
-          Saling menghargai
-          Saling melengkapi

BUKAN UNTUK

-          Saling menuduh
-          Saling menyalahkan
-          Saling merusak

Semua perbedaan dari kita adalah keindahan, agar kita RENDAH HATI dan menghargai orang lain, tidak ada satupun pekerjaan yang dapat kita selesaikan sendiri. Kita terlihat punya kelebihan, hanya karena orang lain punya kekurangan. Begitu pula sebaliknya, tidak ada yang benar-benar lebih bodoh atau lebih pintar itu relative. Kita hanya akan menjadi sempurna karena ada orang lain.

·         Orang pintar bisa gagal
·         Orang hebat bisa jatuh
·         Orang kuat bisa kalah

TETAPI

Orang yang RENDAH HATI dalam segala hal akan selalu mendapat KEMULIAAN.



--oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi





Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO

Rabu, 08 Juli 2015

CARA BAHAGIA

Jika kekayaan bisa membuat orang bahagia, tentunya Adolf Merckle, orang terkaya dari Jerman, tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api.

Jika Ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson, penyanyi terkenal di USA, tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.

Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya G. Vargas, Presiden Brasil, tidak akan menembak jantungnya sendiri.

Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe, artis cantik dari USA, tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis.

Jika kesehatan bisa membuat orang bahagia, tentunya Thierry Costa, dokter terkenal dari Perancis, tidak akan bunuh diri, akibat sebuah acara televisi.

Ternyata, bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu bukan ditentukan oleh seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya, kuasanya, sehatnya atau sesukses apapun hidupnya. Tapi yang bisa membuat seseorang itu bahagia adalah dirinya sendiri,. Mampukah kita mensyukuri semua yang sudah dimiliki dalam segala hal.

Kalau kebahagiaan bisa dibeli, pasti orang-orang kaya akan membeli kebahagian itu. Dan kita akan sulit mendapatkan kebahagian karena diborong oleh mereka.

Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti dibelahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan ke sana berkumpul dimana kebahagiaan itu berada. Untungnya kebahagiaan itu berada di dalam hati setiap manusia. Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.

Yang kita butuhkan adalah Hati yang Bersih dan Ikhlas serta Pikiran yang Jernih, maka kita bisa menciptakan rasa “Bahagia” itu kapan pun, di manapun dan dengan kondisi apapun.
Kebahagian itu milik orang-orang yang dapat bersyukur J


--oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi





Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO





Rabu, 24 Juni 2015

Marketing is Art 




Kita bekerja di perusahaan yang bergerak dibidang perbankan yang dimana kita membutuhkan marketing/sales. Marketing sangat penting dibutuhkan diperusahaan Restu Group karena penghubung antara perusahaan dan juga konsumen. Dalam hal ini tugas marketing tentu saja sangat vital dalam perusahaan. Secara tidak langsung marketing merupakan ujung tombak dalam perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan yang sudah ditetapkan. Oleh karena itu, perusahaan harus memberikan perhatian lebih kepada marketing. 

Supaya perusahaan bisa mencapai target yang sudah ditentukan diperlukan strategi marketing atau strategi pemasaran yang tepat. Dengan strategi pemasaran yang tepat perusahaan bisa dengan mudah untuk mendapatkan keuntungan dan mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. 

Maka dengan itu Marketing BPR Restu Group harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dibidang marketing / sales yang professional salah satunya kita bisa membaca buku atau mendengarkan seminar, contohnya dari motivator James Gwee.

Kesimpulanya : Marketing is art. Marketing adalah seni, seni menjual diri, seni komunikasi, seni menjalin komunikasi. Sebagai marketing banyak ilmu yang perlu dipelajari. 




--oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi





Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO


Rabu, 17 Juni 2015

SEMINAR KESEHATAN BPR RAM
 Bersama Dr. Anton Budi Hermawan & Dr. Danang Dwinaryo, SpM


Seminar dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Juni 2015, di KPS BPR Restu Group Jln Majapahit 129B Semarang. Acara dimulai pukul 08.00 - selesai. Selain seminar juga diadakan donor darah, check kesehatan, dan check mata.

















-oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi




Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO



Rabu, 10 Juni 2015

SOSIALISASI PENILAIAN KARYAWAN SANTOSA GROUP


Sosialisai Penilaian Karyawan Santosa Group akan dilakukan sama seperti Penilaian di BPR Restu Group yang membedakan adalah jangka waktu penilaian dilakukan 3 bulan sekali. Sosialisasi ini telah dilakukan 3 Divisi Santosa Group yaitu SMJ,SFJ, dan Hyundai.


Gambar 1
Mas Franes sedang menjelaskan Penilaian Karyawan


Gambar 2
Peserta Memperhatikan penjelasan sambil menyimak


Gambar 3
Seluruh Peserta Sosialisasi


-oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi




Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO

Rabu, 27 Mei 2015

"Mengenal Persepsi"

Apa itu persepsi ?

Persepsi adalah penglihatan, bagaimana cara seseorang melihat sesuatu. Persepsi adalah suatu proses penggunaan pengetahuan yang telah dimiliki (yang disimpan didalam ingatan) untuk mendeteksi atau memperoleh dan menginterpretasikan stimulus (rangsangan) yang diterima oleh alat indera seperti mata, telinga, hidung. Secara singkat dapat dikatakan bahwa persepsi merupakan suatu proses menginterpretasikan atau menafsirkan informasi yang diperoleh melalui sistem panca indera. Misalnya pada waktu seseorang melihat gambar, membaca tulisan, atau mendengar suara tertentu, ia akan melakukan interpretasi berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya dan relevan dengan hal-hal itu.


Coba lihat gambar dibawah ini :


Gambar 1
Garis yang terlihat tampak tidak diagonal, tapi sebenarnya semua garis diagonal. Buktikan dengan penggaris!!


Gambar 2
Terlihat seperti 2 wajah yaitu Kakek & Nenek, tapi sebenarnya ada 2 orang laki-laki dan perempuan yang duduk bersama (laki-laki bertopi yang sedang bermain gitar dan perempuan sedang memegang kendi diatas kepalanya).

Kesan pertama merupakan faktor penting dalam proses persepsi manusia. Setiap orang dari kita pasti memiliki hari yang baik dan hari yang buruk dalam kehidupan kita, bahkan faktor baik dan buruk tersebut dapat mempengaruhi persepsi orang lain terhadap kita. Apakah kita membuat kesan pertama kita pada hari yang baik atau buruk. Informasi pertama yang kita dapat dari orang lain cenderung mempengaruhi pendapat kita terhadap mereka dibandingkan informasi-informasi selanjutnya. Sebagai contoh: Ketika kita pertama bertemu dengan orang dengan sikap yang ramah, sopan, supel,dan mudah bergaul. Menandakan bahwa orang itu baik dan kesan pertama dengan orang itu positif. Setelah itu kita bertemu kedua kalinya dengan  orang tersebut berpakaian acak-acakan, minum-minuman keras. Namun kesan pertama positif akan mengabaikan hal tersebut bahwa hal tersebut karena sesuatu hal sedang menimpanya. Dan sebaliknya, ketika  bertemu orang dengan kesan pertama negatif dan ketika bertemu kembali kedua kalinya kesan yang terlihat positif, namun karena awalnya negatif. Maka kesan yang mendominasi justru yang negatif.

-oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi






Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO

Rabu, 20 Mei 2015

Galeri Kelas Dunia Di Kota Semarang "Semarang Contemporary Art Gallery"




Pada beberapa bulan lalu saya mengunjungi sebuah galeri kelas dunia di kota semarang yang disebut dengan Semarang Contemporary Art Gallery yang menampilkan karya-karya seni kontemporer berbagai seniman di tanah air, terutama seniman muda Kota Semarang. Dipadu dengan konsep bangunan klasik dengan sentuhan modern yang memiliki tiang-tiang tinggi, galeri ini sangat menarik untuk dikunjungi.

Karya-karya seni kontemporer yang dihadirkan memang seolah mewakili jiwa muda para pengunjung yang datang. Disana terdapat sekitar 40 karya seni, baik lukisan maupun patung yang ditampilkan. Salah satu yang menjadi ikon disini adalah Patung Miring yang berada di taman belakang. Karya seni yang ditampilkan di Semarang Contemporary Art Gallery secara berkala diganti dengan karya baru, agar menarik para pecinta seni untuk berkunjung kembali.




Dengan datang ke sana tentu akan semakin mengenal karya seni. Selain mendapatkan hiburan, secara tidak langsung kita juga belajar seni rupa. 



--oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi




Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO

Rabu, 13 Mei 2015

Foto-foto "PELATIHAN HR CONTACT BPR RESTU GOUP"

Terima kasih para HRC yang telah mengikuti Pelatihan HR Contact BPR Restu Group pada tanggal 11 – 12 Mei 2015. Semoga bisa menambah pengetahuan, ketrampilan dan mengaplikasikan ke BPR masing-masing. Sukses untuk kita semua…^_^








--oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi



Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 
Anggota APIO

Rabu, 22 April 2015

SELAMAT BERGABUNG Menjadi Sekdir & HRC BPR Restu Group

Sekdir & HRC Baru BPR AMS & BPR RTM


Sekdir & HRC Artha Mukti Santosa


Nama                             : Marita Wulansari, Amd
Tempat, Tgl Lahir         : Semarang, 13 Maret 1988
Umur                             : 27 tahun
Pendidikan Terakhir      : D III Komunikasi Public Relations (UNDIP), Sedang melanjutkan
S1 Komunikasi Public Relations (STIKOM)
Posisi sebelumnya         : Teller
Menjabat menjadi Sekdir & HRC Artha Mukti Santosa per tgl    : 1 April 2015


Sekdir & HRC Restu Klaten Makmur

Nama                               : Agustin Retnowati, S.Pd
Tempat, Tgl Lahir           : Wonogiri, 16 Agustus 1991
Umur                               : 23 tahun
Pendidikan Terakhir        : S1 Pendidikan Akuntansi (Universitas Sebelas Maret)
Posisi sebelumnya           : Customer Service
Menjabat menjadi Sekdir & HRC RTM per tgl    : 7 April 2015


-oOo--


Penulis:

Rahmi Hardyastuti, S.Psi
  

                   
Alumni  2013 - Universitas Islam Sultan Agung 

Anggota APIO