Tampilkan postingan dengan label Ir Constantinus MM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ir Constantinus MM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Mei 2018

Statistika sebagai alat bantu mengambil keputusan



Penilaian karyawan di lakukan setiap bulan.  HR BPR Restu Group menggunakan statistika sebagai alat bantu menentukan keputusan manajemen terkait kekaryawanannya.

Sebagai contoh, data pencairan  Account Officer (Marketing) setiap bulan akan digunakan sebagai data penting untuk di analisis trennya.  Hal itu digunakan untuk keperluan pengangkatan karyawan tetap dan promosi jabatan Account Officer (Marketing).

"Perlu diingat, statistika hanya alat bantu analisis untuk mengambil keputusan, pada akhirnya keputusan final, tetap melibatkan kecerdasan otak" ungkap Ir. Constantinus, M.M dalam sesi diskusi workshop HR BPR Restu Group.




"Lakukan Semua Pekerjaan dengan Niat Beribadah Kepada Tuhan"



-----oOo-----


Penulis: 
Franes Pradusuara


Kang Franes memulai karirnya sebagai Praktisi Human Resources sejak 2011. 
Anggota  Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi (APIO), dan
Anggota Forum Aktif  Menulis Indonesia  (FAM Indonesia)

Selasa, 08 Mei 2018

Workshop HR BPR Restu Group: Profesional HR harus pintar ngitung




HR itu keren...
Karena keren, maka harus pinter ngitung..

BPR Restu Group bekerja sama dengan PPSDM BPR Restu Group mengadakan Workshop HR bertema "Industri  4.0".  Di mana  pada salah satu sesinya mengupas tentang pentingnya HR pandai berhitung.


Ir. Constanstinus, M.M.  berdiskusi dengan peserta 
workshop HR BPR Restu Group




Suasana workshop HR BPR Restu Group saat belajar hitungan


HR itu jabatan yang tidak main-main, seorang HR harus memiliki kecerdasan perhitungan logika yang kuat.  Kemampuan berhitung itu akan sangat diperlukan ketika menyusun strategi man power planing, efektivitas rekrutmen, training, dan banyak hal lagi.

Bayangkan, jika HR di perusahaan Anda tidak mahir berhitung???

"Tapi kan, sekarang banyak software HR yang dijual... lebih gampang pakenya... tinggal masukan angka.. nanti hasilnya bisa langsung keluar.. ngapain repot-repot ngitung manual... hehehe".
Mungkin ada yang bilang seperti itu.....

"Apakah Anda lebih percaya dengan mesin (software) atau Tuhan?" tanya Ir. Constantinus, M.M. kepada semua peserta pelatihan dalam salah satu sesi workshop PPSDM BPR Restu Group.

Mesin itu ciptaan manusia, dan otak Anda adalah ciptaan Tuhan.
Jika Anda lebih percaya ciptaan manusia dari pada otak Anda, maka Anda  sudah dosa.

Anugerah terbesar dari Tuhan yang diberikan kepada manusia adalah kecerdasan....
Sebagai bentuk syukur kita atas anugerah yang Tuhan berikan kepada kita,
maka teruslah belajar berhitung untuk mengasah otak anda.

Workshop pada kesempatan kali ini dihadiri oleh seluruh HR dari Divisi BPR Restu Group, diantaranya saja:

  1. Sdri. Nur Vicka Tamarayati - HR dari PT BPR Restu Artha Makmur, 
  2. Sdri. Indah Purwasih - HR dari PT BPR Restu Klepu Makmur,
  3. Sdri. Sri Ningsih - HR dari PT BPR Tawangmangu Jaya,
  4. Sdri. Renny Diah Permatasari - HR dari PT BPR Restu Mranggen Makmur,
  5. Sdri. Syahnaz Syarifah Umary - HR dari PT BPR Artha Mukti Santosa,
  6. Sdri. Setyarini Rahmayanti - HR dari PT BPR Restu Mandiri Makmur,
  7. Sdri. Isniati Dyah Utami - HR dari PT BPR Restu Artha Abadi,
  8. Sdri. Vemindia Ratna Indriani - HR dari PT BPR Restu Klaten Makmur,
  9. Sdri. Wina Desiana Wardani - HR dari Koperasi Primadana,
  10. Sdri. Rahmi Hardyastuti - HR dari BPR Restu Group,
  11. Sdri. Linda Tetelepta - HR dari BPR Restu Group,
  12. Sdri.  Rezkiani Nurjanah - HR dari BPR Restu Group.


"Lakukan Semua Pekerjaan dengan Niat Beribadah Kepada Tuhan"



-----oOo-----


Penulis: 
Franes Pradusuara


Kang Franes memulai karirnya sebagai Praktisi Human Resources sejak 2011. 
Anggota  Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi (APIO), dan
Anggota Forum Aktif  Menulis Indonesia  (FAM Indonesia)




Kamis, 03 Mei 2018

Corporate Social Responsibility Program KIAT SUKSES MEMASUKI & MENITI KARIR DI DUNIA KERJA Bagi Siswa/Siswi SMK Pius X Magelang



Program Corporate Social Responsibility (CSR) BPR Restu Group kembali diadakan bagi siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Tengah. Pada tanggal 2 Mei 2018 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, diadakan pelatihan tentang Kiat Sukses Memasuki dan Meniti Karir di Dunia Kerja di SMK Pius X Magelang.


Ir. Constantinus, MM.  selaku praktisi psikologi industri di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Restu Group menjelaskan kepada para peserta, bahwa perusahaan dalam menyeleksi calon karyawan memperhatikan lima aspek, yaitu : tujuan hidup, kecerdasan, kepribadian, kompetensi, dan pendidikan formal calon karyawan.

"Jadi, pendidikan formal itu penting," kata Constantinus. "Tetapi ada 4 hal lain yang lebih penting. Yang paling diperhatikan oleh perusahaan adalah tujuan hidup. Kalau tujuan hidup calon pelamar tidak jelas atau tidak sesuai dengan visi, misi, dan budaya perusahaan, maka calon pelamar tidak diterima meskipun nilai akademis pendidikan formalnya bagus".




































 Setelah tujuan hidup, perusahaan juga memperhatikan aspek kecerdasan dan kepribadian calon karyawan. Karyawan yang kecerdasan dan kepribadiannya fit dengan tuntutan perusahaan akan cepat mempelajari hal-hal baru dan menyesuaikan diri untuk menjalankan pekerjaannya.



































Aspek lain yang juga diperhatikan oleh perusahaan adalah kompetensi kerja. "Kompetensi meliputi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap kerja," kata Constantinus. "Praktek-praktek yang banyak dilakukan selama sekolah di SMK Pius X Magelang merupakan modal awal kompetensi kerja".


Selama kegiatan berlangsung, banyak peserta yang mengajukan pertanyaan yang menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hadir dalam kegiatan ini Dra Demetria Anjar selaku Kepala SMK Pius X Magelang, Dra. Rita Ayu Budi selaku Bidang Kesiswaan SMK Pius X Magelang, Kepala Assessment / Treatment Centre (ATC) BPR Restu Group Rahmi Hardyastuti, S.Psi, CPHCM, dan peneliti psikologi sosial Ir Susana Adi Astuti, MM.




----- oOo -----


Penulis: 
Constantinus


Penulis adalah ilmuwan psikologi,
psikolog industri & organisasi,
praktisi manajemen sumberdaya manusia,
komisaris BPR Restu Group,
dan anggota Keluarga Sabuk Hitam INKADO Jawa Tenga


Senin, 26 Maret 2018

MUSIK ALTERNATIVE - JUARA I (BPR Restu Artha Makmur)



Kali ini, Warta HR (WH)  dan NEST4HR akan mengajak kita semua untuk mengenal lebih dekat dengan Tim Music Alternative - Temu Karyawan 2018 dengan predikat Juara I Musik Alternative. Hari Agung Wiwoho adalah Ketua Tim Musik Alternative dari RAM - 2 (PT BPR Restu Artha Makmur).

Keterangan :
WH : Warta HR
HAG : Hari Agung Wiwoho

WH : Selamat pagi, Bapak. Selamat ya, atas prestasi yang diraih yaitu sebagai Juara I Tim Musik Alternative - Temu Karyawan 2018.

HAG : Terima kasih. 

WH : Apa yang menginspirasi Bapak & Tim untuk memilih lagu, aransemen, dan alat musik yang Bapak & Tim dalam performance Musik Alternative di Temu Karyawan 2018 ini?

HAG : Tema yang kita angkat adalah mengenai persatuan, dimana hal ini merupakan bagian dari perusahaan yang terdiri dari divisi-divisi yang ada di Santosa Group dan Restu Group sehingga persatuan sangatlah penting untuk memajukan perusahaan. Ide lagu dan isi dari pementasan kami merupakan bagian dari doa untuk mempersatu sehingga kita tidak lupa akan sejarah dari berdiri dan tumbuhnya Santosa Group dan Restu Group sehingga kita akan selalu teringat peribahasa "kacang tidak lupa pada kulitnya", karena tanpa sejarah kita tidak akan bisa seperti sekarang ini.

Sedangkan untuk menggambarkan dari tema diatas, kami menampilkan Sumpah Palapa dan Suwukan Jaran Kepang.
Tembang “Jaran Teji” sebenarnya hanya terdiri atas 4 larik, untuk larik berikutnya hanya diulang-ulang. Jika dilihat dari syairnya terdapat makna budi pekerti yang tersirat dalam tembang tersebut, antara lain:

KEBERSAMAAN, dalam syair “sing numpak ndoro bei sing ngiring poro menteri” disana terdapat rasa kebersamaan antara atasan dan bawahan. Kebersamaan untuk saling membutuhkan dan saling membantu. Orang yang berkedudukan lebih tinggi (ndoro bei) membutuhkan orang yang berkedudukan lebih rendah (para mentri) begitu juga sebaliknya.

MENGHORMATI, budaya Jawa telah mengajarkan bahwa seseorang yang mempunyai kedudukan lebih rendah harus menghormati orang yang berkedudukan lebih tinggi. Hal itu tampak pada syair “sing numpak ndoro bei sing ngiring poro mentri” dalam syair tersebut "ndoro bei" dianggap mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari "para mentri"-nya, karena sebutan "ndoro bei" hanya digunakan untuk seseorang yang mempunyai kedudukan yang tinggi dan keturunan ningrat. Apalagi ditunjang dengan tungganganya kuda yang tinggi besar yang harus diiringi oleh "para mentri"-nya. Oleh karna itu, tugas "para mentri" adalah mengawal "ndoro bei"tersebut. Dalam hal ini, jelas bahwa budi pekerti yang harus ditanamkan adalah sikap menghormati yang lebih tua atau yang lebih tinggi kedudukannya.

Kemudian "Sumpah Palapa" yang bisa diartikan sumpah untuk mempersatukan Nusantara yang di ikrarkan oleh Patih Gajah Mada. Di sini kami gambarkan, kami juga berikrar untuk lebih mempererat persatuan seluruh divisi yang ada di Santosa Group dan Restu Group itu sendiri. Kemudian kami padukan dengan penggalan lagu “Suwukan Jaran Kepang” karya Jogja HipHop Fondation yang mempunyai sebagian lirik “kaki danyang nini danyang ...  jaran kepangku balekno ngandang” yang kami simpulkan dengan “para leluhur ... kembalikanlah kejayaan kami” dimana isi dari lagu tersebut juga banyak mengandung wejangan, petuah dan makna dalam bersikap di dalam kehidupan.

Kemudian untuk aransemen dan alat musik kami memilih sesuai dengan persyaratan yang dilombakan yaitu harus menggunakan barang barang bekas sehari hari dan bukan alat musik resmi. Kami memilih menggunakan drum bekas minyak, ember bekas cat, pralon bekas, dan botol kaca bekas untuk harmonisasi. Selain itu, kostum kami sendiri mempunyai makna yaitu Patih Gajah Mada itu sendiri sebagai Patih, kemudian Warok untuk mewakili Punggawa atau Mentri, Penunggang Jaranan sebagai para "ndoro bei" itu sendiri, kemudian Sinden sebagai Public Figure, dan yang terakhir kostum pemegang alat mewakili rakyat atau masyarakat biasa. Jadi bisa diambil kesimpulan bahwa siapapun kita darimana pun asal kita. Dengan bersatu kita akan dan harus bisa berjalan beriringan untuk menuju kejayaan.

WH : Bisa diceritakan, persiapan apa saja yang dilakukan untuk performance Musik Alternative di Temu Karyawan 2018 ini ?

HAG : Untuk persiapan sendiri kami memulai mungkin kurang lebih sekitar sebulan sebelumnya. Mulai dari menentukan tema, lagu, koreo, menentukan alat musik, memilih anggota yang terlibat, Para Direksi yang sangat membatu seluruh persiapan dan pemilihan mulai dari alat tema dan anggota yang terlibat.  Semua keputusan kami ambil dari koordinasi dan kesepakatan bersama, dan untuk memilih anggota ini sendiri kami sempat kesulitan dikarenakan antusias dari seluruh karyawan sangat tinggi. Semua merasa ingin ikut berpartisipasi dengan semangat yang menggebu-gebu. Tetapi sudah menjadi ketentuan yaitu peserta lomba tidak boleh lebih dari 20 anggota untuk tiap tim nya. Kemudian menentukan jadwal berlatih yang tidak mengganggu kesibukan dari pekerjaan utama kami. Agar supaya 4B selalu bisa kami jalankan yaitu “Berkerja - Berkarya - Berkreasi - Berprestasi” sesuai arahan dari pimpinan kami.

WH : Kesuksesan ini tentu ada kuncinya. Menurut Bapak & Tim, apa saja yang menjadi kunci sukses Bapak & Tim ?

HAG : Itu pasti. Kunci sukses kami adalah kebersamaan, persatuan, kekeluargaan, ikhlas, bersungguh-sungguh, saling menghormati, dan berjiwa korsa serta totalitas tanpa batas sesuai budaya perusahaan yang selama ini kami anut dan terapkan.

WH : Sebenarnya, apa yang menjadi motivasi Bapak & Tim untuk dapat mencapai predikat sebagai Juara ini ?

HAG : Untuk motivasi sih, lebih ke arah kami selalu memberikan yang terbaik. Saya sendiri mempunyai motto dan prinsip yaitu “Berilah hingga yang tak bisa kamu berikan” hukum alam pasti akan mengikuti. Kemudian juga tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan seluruh karyawan tanpa kecuali. Khususnya para pimpinan kami yang juga sangat sepenuh hati men-support kami dalam segala hal.

WH : Menurut Bapak & Tim, apa peran penting Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan yang sekaligus menjadi tema dalam Temu Karyawan 2018 ini ?

HAG : Menjadi penyedia jasa yang terkemuka, professional, memberikan nilai lebih, memberikan kepuasan, cost effective serta menjadi manusia yang produktif dan berkomitmen, semua ini hal terpenting dalam Visi, misi , dan Budaya Perusahaan Santosa dan Group Restu Group. Visi & Misi berperan sebagai pedoman kami dalam menjalani pekerjaan di perusahaan ini. Bukan hanya di dalam dunia perusahaan saja, bahkan bisa menjadi pedoman kami di kehidupan sosial. Jadi tidak hanya untuk diketahui tetapi harus dipahami dan diamalkan.

WH : Apa sudah ada rencana menggunakan Musik Alternative ini untuk kegiatan promosi produk BPR? Kalau sudah ada, akan diadakan kapan dan dimana?

HAG : Harapannya penampilan musik alternative ini dapat dipentaskan lagi diacara promosi berikutnya karena sampai dengan saat ini semua alat yang kami pergunakan masih tersimpan dengan baik, akan tetapi semua ini merupakan keputusan dari perusahaan untuk tampil atau tidaknya.

WH : Apa pesan Bapak & Tim kepada Tim lain yang pada kesempatan kali ini belum mendapatkan predikat sebagai Juara Musik Alternative Temu Karyawan 2018?

HAG : Untuk seluruh tim lain dan seluruh peserta entah itu juara atau belum menjadi juara. Kami berpesan tetap semangat tetap ikhlas dan berbanggalah. Bangga karena sebenarnya kita adalah satu keluarga dan dengan bersama kita BISAAAA !!!!

WH : Terima kasih atas waktu yang Bapak & Tim berikan. Sukses selalu untuk Bapak & Tim.


Gambar 1. Juara I Musik Alternative
BPR Restu Artha Makmur
(Dari kiri atas : Arditya Patriot Pratama, Ryan Christian, Eddo Rakasiwi, Sri Toto Pramuktiyasko, Diajeng Melinda Intan, Nunnia Nain Densya, Hari Agung Wiwoho, Chendya Primaningtyas, Heni Fitriyani, Sulistyo Nugroho, Toib, Martinus Ardianto, Tri Wibowo Cahyo)
(Dari kiri bawah : Prabowo Rio, Kusuma Agung Wijaya, Endar Budi Nurmansyah, Andi Sopyan, Edi Wahono, Deni Adi S, Asep Budiman)

Video 1. Penampilan Juara I Musik Alternative
BPR Restu Artha Makmur
Silahkan klik link di bawah ini

Demikianlah wawancara WH dengan Bapak & Tim yang mendapatkan predikat Juara I Musik Alternative – Temu Karyawan 2018. Semoga bermanfaat untuk lebih menyemangati kita semua untuk selalu menjadi lebih baik.

-----oOo-----
Reporter : Constantinus dan Linda Tetelepta

Kamis, 22 Maret 2018

MUSIK ALTERNATIVE - JUARA II (BPR Restu Klepu Makmur)



Kali ini, Warta HR (WH)  dan NEST4HR akan mengajak kita semua untuk mengenal lebih dekat dengan Tim Music Alternative - Temu Karyawan 2018 dengan predikat Juara II Musik Alternative. Edi Purwo Susanto adalah Ketua Tim Musik Alternative dari RKM - 2 (PT BPR Restu Klepu Makmur).

Keterangan :
WH : Warta HR
EDP : Edi Purwo Susanto

WH : Selamat pagi, Bapak. Selamat ya, atas prestasi yang diraih yaitu sebagai Juara II Tim Musik Alternative - Temu Karyawan 2018.

EDP : Terima kasih. 

WH : Apa yang menginspirasi Bapak & Tim untuk memilih lagu, aransemen, dan alat musik yang Bapak & Tim dalam performance Musik Alternative di Temu Karyawan 2018 ini?

EDP : Karena aturan yang di berikan kepada kami, dimana kita harus mencari aransemen yang benar-benar menarik dan memukau yang memadukan antara pilihan lagu yang hits, kostum, dan alat bekas yang kita mainkan.

WH : Bisa diceritakan, persiapan apa saja yang dilakukan untuk performance Musik Alternative di Temu Karyawan 2018 ini ?

EDP : Latihan terus menerus agar antara pemusik, penari, dan vokalis bisa kompak di nada maupun di ketukan alat musiknya.

WH : Kesuksesan ini tentu ada kuncinya. Menurut Bapak & Tim, apa saja yang menjadi kunci sukses Bapak & Tim ?

EDP : Menentukan konsep yang simple tapi menarik dan selalu menjaga kekompakan dan mental.

WH : Sebenarnya, apa yang menjadi motivasi Bapak & Tim untuk dapat mencapai predikat sebagai Juara ini ?

EDP : Kita BPR RKM merindukan juara khususnya di ajang performance.

WH : Menurut Bapak & Tim, apa peran penting Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan yang sekaligus menjadi tema dalam Temu Karyawan 2018 ini ?

EDP : Menjunjung tinggi Nilai Visi & Misi untuk di terapkan dalam konsep yang sudah kita bentuk. 

WH : Apa sudah ada rencana menggunakan Musik Alternatif ini untuk kegiatan promosi produk BPR? Kalau sudah ada, akan diadakan kapan dan dimana?

EDP : Belum ada rencana dan masih dalam wacana.

WH : Apa pesan Bapak & Tim kepada Tim lain yang pada kesempatan kali ini belum mendapatkan predikat sebagai Juara Musik Alternative Temu Karyawan 2018?

EDP : Teruslah semangat teman jangan putus asa. Di setiap performance kita harus benar-benar pintar untuk memilih aransemen dan yang terpenting menjaga kekompakan dan menjaga mental, karena tanpa itu semua akan mustahil gelar juara akan kita raih.

WH : Terima kasih atas waktu yang Bapak & Tim berikan. Sukses selalu untuk Bapak & Tim. 


Gambar 1. Juara II Musik Alternative
BPR Restu Klepu Makmur
(Dari kanan atas : ria Yan Prasaja, Pungkas Setya Laras, M. Debi Setiawan, Izaac Christya Yordan Sandityas, Galih Rakasiwi, Phancapana Krismas P, Ibnu Setyo Nugroho, Heri Purwoko, Edi Purwo Susanto, Yulianto, Wahyu Novianto)
(Dari cewek kanan : Anita Sari, Wahyu Dian Saputri, Irsalina Nur Dini Atsari, Muslikhatul Ummah, Okta Fahlevi, Christiana Wahyuningtyas, Widya Anugrah Olivia)

Video 1. Penampilan Juara II Musik Alternative
BPR Restu Klepu Makmur
Silahkan klik link di bawah ini

Demikianlah wawancara WH dengan Bapak & Tim yang mendapatkan predikat Juara II Musik Alternative – Temu Karyawan 2018. Semoga bermanfaat untuk lebih menyemangati kita semua untuk selalu menjadi lebih baik.

-----oOo-----
Reporter : Constantinus dan Linda Tetelepta