Tampilkan postingan dengan label Kepribadian Intuitif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepribadian Intuitif. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Januari 2018

KEPRIBADIAN INTUITIF (BAGIAN-3)

Meningkatkan kepribadian intuitif dengan lagu relaksasi (1)

Kepribadian intuitif juga dapat dikembangkan dengan melatih ketrampilan turun ke gelombang alphatetha dengan menggunakam lagu relaksasi.

Meningkatkan kepribadian intuitif dengan lagu relaksasi (2)

Lagu relaksasi adalah lagu-lagu (biasanya instrumental) yang membuat anda menjadi rilek. contoh dari lagu relaksasi adalah lagu-lagu klasik.

Meningkatkan kepribadian intuitif dengan lagu relaksasi (3) 

Gelombang pikiran alpha dan tetha adalah istilah yang digunakan oleh para ahli psikologi untuk menggambarkan gelombang otak manusia pada saat tenang (gelombang alpha)atau pada saat berdoa sangat khusuk atau bermeditasi (gelombang tetha).

Meningkatkan kepribadian intuitif dengan lagu relaksasi (4)

Orang melamun maupun kagum juga berada pada gelombang tetha, tetapi "kosong" (sehingga mudah di-hipnotis).

ketika anda sedang berdebat, maka gelombang pikiran ada pada gelombang betha. 

Meningkatkan kepribadian intuitif dengan lagu relaksasi (5)

pada saat anda tertidur lelap, otak anda memancarkan gelombang delta. tetapi kalau anda dalam tertidur lelap mendapatkan mimpi, maka gelombang pikiran anda "naik" ke gelombang tetha.

----- oOo -----


Penulis: 
Constantinus




Penulis adalah ilmuwan psikologi,
kandidat psikolog industri & organisasi,
praktisi manajemen sumberdaya manusia,
komisaris BPR Restu Group,
dan anggota Keluarga Sabuk Hitam INKADO Jawa Tengah

Jumat, 12 Januari 2018

KEPRIBADIAN INTUITIF (BAGIAN-2)


Meningkatkan kepribadian intuitif berdasarkan konsep psikologi analitik dari Jung

Menurut Jung, kesadaran manusia terdiri dari 3 level : 
(1) pikiran sadar (conscious mind)
(2) pikiran tak sadar personal (personal unconscious mind)
(3) pikiran tak sadar kolektif (collective unconscious mind) 

Contoh kepribadian intuitif dalam praktek 
Kepribadian intuitif yang secara khusus dikembangkan untuk membantu kesembuhan sakit fisik orang lain, yang disebabkan oleh lemahnya energi orang tersebut, dilakukan oleh Romo Loogman di Purworejo.

Contoh kepribadian intuitif dalam praktek (2)
Metode yang digunakan adalah memperbaiki energi yang ada pada tubuh pasien dengan cara memberi ramuan jamu tradisional dan juga alat-alat elektromagnetik berupa kumparan kawat yang didesain secara khusus.

Contoh kepribadian intuitif dalam praktek (3)
Intuisi memang erat kaitannya dengan energi elektromafnetisme dalam tubuh manusia, yang tidak kelihatan tetapi memang ada.

Ketika Anda merasa tidak "sreg" dengan seseorang/sesuatu, sebenarnya tubuh Anda menangkap adanya energi yang tidak selaras/tidak baik untuk Anda; intuisi (pikiran tak sadar kolektif/pikiran bawah sadar) Anda memberikan peringatan kepada Anda.


----- oOo -----


Penulis: 
Constantinus




Penulis adalah ilmuwan psikologi,
kandidat psikolog industri & organisasi,
praktisi manajemen sumberdaya manusia,
komisaris BPR Restu Group,
dan anggota Keluarga Sabuk Hitam INKADO Jawa Tengah

Kamis, 11 Januari 2018

KEPRIBADIAN INTUITIF (BAGIAN-1) (APA,UNTUK APA, DAN BAGAIMANA MENGEMBANGKANNYA)



KEPRIBADIAN SENSING

Baru percaya kalau sudah mendapatkan bukti dengan panca indera.
Tidak bergerak kalau belum ada bukti.
Orang dengan kepribadian sensing bukan berarti / pasti orang yang logis / rasional, sebab ada juga yang emosional / sensitif perasaannya.


KEPRIBADIAN INTUTIF

Bukan berarti tidak butuh bukti yang dapat ditangkap dengan panca indera.
Tetapi mendahulukan intuisi (naluri) untuk mendapatkan bukti, baru setelah itu bertindak lebih lanjut.
Karena itu orang dengan kepribadian intutif lebih antisipatif / lebih cepat dibandingkan orang dengan kepribadian sensing saja, sebab sudah bisa melihat apa yang belum terlihat.


JARANG ADA ORANG YANG 100%
SENSING ATAU 100% INTUTIF

Pada umumnya, orang mempunyai kepribadian yang merupakankombinasi antara sensing dengan intuitif.
Misalnya, Si A 75% sening : 25% intuitif.
Si B 50% sensing : 50% intuitif.
Si C 25% sensing : 75% intuitif.

Kalau kita bekerja di dunia bisnis, lebih menguntungkan kalau kita bisa mengembangkan kepribadian intuitif, karena membuat kita jadih lebihantisipatif terhadap berbagai macam kemungkinan. 


Dari mana sumber intuisi ?
Gawan bayi.
Proses belajar secara khusus (kursus).
Proses bergaul sosial dalam kehidupan sehari-hari.


Awas !

Kepribadian intuitif yang diajarkan dalam workshop ini adalah kepribadian intuitif yang berfokus pada mengartikan maksud terselubung dari seseorang.
Dengan demikian, meskipun tidak ada bukti yang ditangkap oleh panca indera, tetapi maksud sebenarnya dari orang itu sudah dapat diketahui.
Bagaimana melakukannya ? 


Jeli memperhatikan hal-hal kecil

Jangan melewatkan hak sekecil dan sesederhana apapun.
Rekamlah dengan cermat di dalam ingatan.
Suatu ketika akan muncul sebagai mozaik yang melengkapi mozaik-mozaik lainnya. 


Meluangkan waktu untuk tenang & merenung

Banyak orang yang salah menduga bahwa merenung adalah sama denganmelamun !
Merenung berbeda dengan melamun !
Melamun = pikiran tidak terarah, tidak melakukan kegiatan berfikirsintetis-analisis.
Merenung = pikiran terarah untuk melakukan refleksi tentang apa yang telah terjadi (melakukan analisis yaitu memotong-motong informasi menjadi kecil-kecil sampai menjadi intisarinya) dan merangkaipotongan-potongan informasi yang belum utuh sehingga menjadi gambar yang lebih utuh (kegiatan sintesis, yaitu menyusun menjadi sesuatu yang baru).


Meluangkan waktu & melatih diri membaca novel detektif

Membaca novel akan memperkuat imagery, yaitu menggambarkan adegan yang diceritakan dalam kalimat-kalimat novel.
Cerita detektif akan melatih pikiran untuk bisa merangkai mozaik yang sepotong-potong menjadi gambar besar yang utuh. 



----- oOo -----


Penulis: 
Constantinus




Penulis adalah ilmuwan psikologi,
kandidat psikolog industri & organisasi,
praktisi manajemen sumberdaya manusia,
komisaris BPR Restu Group,
dan anggota Keluarga Sabuk Hitam INKADO Jawa Tengah