Tampilkan postingan dengan label Kristalisasi Budaya Perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kristalisasi Budaya Perusahaan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Desember 2017

Kasus Budaya Perusahaan

Soal:

  • Seorang karyawan hadir di tempat kerja pukul 08.00. Jam hadir dimulai pukul 08.00. Menurut mesin absensi, karyawan ini tidak terlambat.
  • Pertanyaan : apakah karyawan ini melanggar budaya perusahaan ? Kalau ya, budaya perusahaan yang mana yang dilanggar? Sebutkan alasannya !
Jawaban :

  • Karyawan itu melanggar budaya perusahaan.
  • Budaya perusahaan yang dilanggar adalah cerdas dalam bekerja.
  • Alasan : kalau jam kerja dimulai pukul 08.00, maka bersiap-siap di tempat kerja sudah harus dilakukan minimal 10 menit sebelumnya. 
  • Artinya, harus sudah tiba di tempat kerja paling lambat pukul 07.50, sehingga pukul 08.00 benar-benar sudah siapa menjalankan pekerjaan (diawali dengan Doa Pagi dan Morning Training). 

----- oOo -----
Penulis: 
Constantinus


Penulis adalah ilmuwan psikologi,
kandidat psikolog industri & organisasi,
praktisi manajemen sumberdaya manusia,
komisaris BPR Restu Group,
dan anggota Keluarga Sabuk Hitam INKADO Jawa Tengah
 

Jumat, 22 Desember 2017

Tips Mewujudkan Kristalisasi Budaya Perusahaan

Tips mewujudkan kristalisasi budaya perusahaan :

  1. Hafal visi, misi, budaya perusahaan dimulai dari L-1, kemudian L-1 menguji L-2, kemudian L-2 menguji L-3, setelah itu L-3 menguji L-4, L-5, karyawan outsourcing dan karyawan / siswa magang. 
  2. Visi, misi, budaya perusahaan diulas di Morning Sharing, sekalian sebagai persiapan Lomba Cerdas Cermat Budaya Perusahaan di saat Temu Karyawan 2018.

Contoh ulasan budaya perusahaan di saat Morning Sharing :

Seorang karyawan mengendarai sepeda motor dengan helm yang tidak ditalikan sebagaimana mestinya, melanggar budaya perusahaan. (a) bertanggung jawab, (b) jujur, (c) komunikatif, (d) cerdas.

Jawaban yang benar adalah (d) cerdas.

Penjelasan : budaya perusahaan cerdas terdiri dari dua aspek, yaitu cerdas dalam bekerja dan cerdas dalam beraktivitas. Dalam contoh di atas, yang dilanggar adalah budaya perusahaan cerdas dalam beraktivitas, sebab tidak menjaga keselamatan diri sendiri. Kalau terjadi kecelakaan dan karyawan itu mengalami gagar otak, maka manajemen jadi ikut repot mencari karyawan pengganti. 



----- oOo -----

Penulis: 
Constantinus




Penulis adalah ilmuwan psikologi,
kandidat psikolog industri & organisasi,
praktisi manajemen sumberdaya manusia,
komisaris BPR Restu Group,
dan anggota Keluarga Sabuk Hitam INKADO Jawa Tengah